Posts

Dr. Hotman Paris Hutapea, SH, LL.M, M.Hum menjadi Narasumber pada Seminar Nasional yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Mahasaraswati (UNMAS) Denpasar di Ina Grand Bali Beach Sanur, Sabtu (12/10/19).

Kegiatan yang dibuka resmi resmi Walikota Denpasar, IB. Rai Dharmawijaya Mantra itu berlangsung spesial. Rektor UNMAS, Dr. Drs. I Made Sukamerta, dan Dekan Fakultas Hukum UNMAS Denpasar, I Nengah Surama, juga tampak serius mendengarkan paparan dari pengacara kondang Ibu Kota itu.

Kehadiran Hotman Paris dalam seminar tersebut, bertujuan untuk memberi motivasi kepada mahasiswa Hukum UNMAS Denpasar, agar bisa mengubah pradigma setelah tamat nanti tidak mesti harus menjadi pegawai negeri.

 

“Mahasiswa nantinya mampu melihat peluang tidak saja di daerah, namun mampu melihat peluang di luar daerah seperti di dunia internasional,” ungkap Hotman.

Sementara itu, Walikota Rai Mantra sangat mengapresiasi kegiatan seminar yang dilaksanakan BEM Fakultas Hukum UNMAS Denpasar. Menurutnya, kegiatan seminar tersebut merupakan bagian dari kegiatan diluar kampus yang mampu memberikan peningkatan wawasan kepada mahasiswa terlebih menghadirkan pembicara berkelas dunia.

”Seperti harapan Rektor UNMAS Denpasar bahwa mahasiswa tidak saja mengejar nilai IPK, namun mampu meningkatkan komunikasi sosial. Karena 33 persen pendidikan terdapat disekolah maupun di kampus, 33 persen di rumah dan lingkungan yang juga dapat ditunjang dengan pembentukan sosial entrepreneurship dan leadership,” kata Rai Mantra.

Rai Mantra mengharapkan civitas akademika UNMAS Denpasar, untuk terus meningkatkan leadership, sosial entrepreneurship, dan entrepreneurship menjadi satu kesatuan dan tidak dapat dilepaskan satu sama lain. Mari kita bangun leadership utk bisa menjadi entrepreneurship sehingga mampu menjadi sosial entrepreneurship.

Rektor UNMAS Denpasar, Dr. Drs. Sukamerta mengatakan, kegiatan seminar Nasional yang dilaksankan Fakultas Hukum UNMAS Denpasar berkaitan juga dengan yang telah mendapatkan nilai akreditasi A. “Mudah-mudahan seminar dengan menghadirkan Bang Hotman Paris dapat memberikan motivasi berkaitan dengan mata kuliah tentang entrepreneurship yang mampu memotivasi mahasiswa setelah mendapatkan gelar mampu menjadi entrepreneurship,” pungkasnya.

dikutip dari balifactualnews

Dalam rangka lebih membuka wawasan dan mengikuti perkembangan standar akuntansi yang dinamis, dimana standar akuntansi secara global mengacu pada IFRS, maka FE Unmas Denpasar mengambil langkah-langkah sosialisasi dini kepada mahasiswa dan dosen mengenai konsep dan implikasi IFRS dalam pembelajaran akuntansi melalui seminar setengah hari yang diselenggarakan pada tanggal 18 Juni 2016 di Balai Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Bali. Peserta dalam pelatihan ini adalah dosen prodi akuntansi FE Unmas Denpasar, dosen prodi akuntansi dari seluruh universitas di Bali dan mahasiswa prodi akuntansi FE Unmas Denpasar.

Pada seminar ini disajikan pembahasan materi yang menyangkut empat pilar standar akuntansi Indonesia (yaitu pernyataan standar akuntansi keuangan, standar akuntansi keuangan entitas tanpa akuntabilitas publik, standar akuntansi syariah dan standar akuntansi pemerintahan), manfaat, karakteristik serta roadmap IFRS di Indonesia. Pembicara utama pada seminar ini adalah Ibu Dr. Dwi Martani selaku Staf Pengajar Departemen Akuntansi FE Universitas Indonesia, Anggota Komite Standar Akuntansi Pemerintahan, Anggota Komite Audit PT Pertamina, Anggota Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Keuangan BI dan Anggota Dewan Sertifikasi CPA. Dan moderator seminar ini adalah Ibu Dr. Putu Kepramareni, SE.,MM selaku Wakil Dekan II FE Unmas.

seminar-nasional-ifrs-ekonomi-unmas-denpasar

Acara ini dimulai pukul 10.00 wita dibuka langsung oleh Dekan FE Unmas Denpasar. Beliau menyatakan pentingnya pelatihan ini adalah agar dosen dan mahasiswa akuntansi bukan hanya baik dalam performance atau penampilan saja, namun juga baik dalam pemahaman mengenai akuntansi itu sendiri. Sehingga kegiatan seminar seperti ini sangatlah penting dalam peningkatan mutu akademik. Sementara ketua pelaksana kegiatan, I Dewa Made Endiana, SE.,M.Si.,Ak menyatakan pemahaman dan implementasi IFRS sangat penting bagi dosen akuntansi dan mahasiswa. Sasaran utama yang diharapkan dalam kegiatan seminar ini ada 2 yaitu:

  • Bidang pengajaran/ akademik
  • Diharapkan dengan lebih memahami dan mengikuti perkembangan standar akuntansi dapat membuka wawasan bahwa mengajarkan akuntansi keuangan harus sesuai dengan standar bukan teks book.
  • Materi pengajaran akuntansi keuangan harus dinamis mengikuti perkembangan standar.
  • Bagi mahasiswa
  • Diharapkan dapat memahami pembuatan laporan keuangan sesuai dengan standar
  • Output yang diharapkan adalah siap menjadi tenaga accounting yang handal, sehingga laporan keuangan yang dihasilkan berkualitas.

Acara seminar ini ditutup pada pukul 14.30 wita yang diikuti dengan foto bersama narasumber dengan peserta seminar, moderator dan panitia. Diharapkan dengan diadakannya seminar ini, terjadi peningkatan dalam kualitas pembelajaran akuntansi.