Senin, 20 Januari 2020
Dilaksanakan Upacara Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 43 Periode 1 Unmas Denpasar Tahun 2020 di Hotel Nikki. Upacara pembukaan ini dihadiri oleh Bapak Rektor Unmas Denpasar beserta Staff, Bapak Bupati Kabupaten Badung yang Diwakili oleh Bapak Asisten 2 Bupati Badung, Ketua LPPM, Ketua LPMI, Dekan-dekan dilingkungan Unmas Denpasar, Dosen Pembimbing KKN, Pemateri, Bapak Camat Mengwi, dan Perbekel atau Kepala Dese se-Kecamatan Mengwi, Badung.
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata pada periode ini diikuti oleh 1281 mahasiswa yang dibagi menjadi 2 kategori yakni KKN Regular dan KKN Alternatif. KKN Regular diikuti oleh 623 Mahasiswa sedangkan KKN Alternatif diikuti oleh 658 Mahasiswa. Dimana pembekalan KKN hanya diikuti oleh mahasiswa yang mengikuti KKN Regular, sedangkan Pembekalan KKN Alternatif dilimpahkan ke masing-masing fakultas.

Pelaksanaan KKN Di Angkatan 43 Periode 1 ini dilaksanakan di Kecamatan Mengwi yang tersebar di 15 Desa dan 5 Kelurahan selama 1 bulan 14 hari. Di setiap desa atau kelurahan terdiri atas 30 atau 31 mahasiswa dan juga 1 dosen sebagai pembimbing. Dimana dosen yang menjadi dosen pembimbing KKN, sebelumnya sudah diberikan Pelatihan yang dinamakan TOT.

Kuliah Kerja Nyata merupakan sebuah program wajib bagi mahasiwa di perguruan tinggi sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi dimana KKN merupakan implementasi dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini Unmas Denpasar menunjukkan keterlibatan langsung dalam kehidupan masyarakat serta melatih mahasiswa untuk memahami permasalahan sosial di masyarakat. Bapak Rektor (Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd) menyampaikan dalam sambutannya, melalui kegiatan KKN mahasiswa mendapatkan pembelajaran mengenai bagaimana kompleksitas kehidupan dalam bermasyarakat. Di dalam kegiatan KKN ini, diharapkan mahasiswa mampu menemukan dan memberikan solusi-solusi terhadap issue (permasalahan) yang terjadi seperti, pemahaman ideologi/ rasa nasionalisme, Bahaya Narkoba, Bahaya Rokok, serta penanganan sampah yang menjadi issue sentral (curent issues) dalam kehidupan bermasyarakat. Issue-issue tersebut kemungkinan nantinya dapat dijadikan suatu bahan penelitian mahasiswa maupun menjadi bahan dalam penulisan PKM.

Kuliah Kerja Nyata sebagai sebuah sistem pembelajaran wajib mengikuti SOP (Standar Operasional Prosedur) yang telah ditetapkan oleh LLPM Unmas Denpasar dimana kegiatan tersebut diawali dengan Pembekalan, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan mahasiswa kepada kelurahan atau perbekel terkait, setelah itu dilaksanakan acara penerjunan mahasiswa ke masing-masing desa dan kelurahan. Setelah penerjunan, dilaksanakan kegiatan Bimbingan Umum sebanyak dua kali guna memberikan masukan terhadap gagasan-gagasan serta temuan-temuan yang ditemukan mahasiswa saat melaksanakan KKN dan juga menjadi sebuah evaluasi terhadap pelaksanaan Program Kerja dari Mahasiswa selama melaksanakan KKN. Selanjutnya, setelah semua program kerja terselesaikan dan KKN sudah berlangsung sesuai dengan waktu yang ditetapkan, akan dilaksanakan penarikan mahasiswa KKN dari masing-masing desa dan keluarahan yang nantinya kegiatan KKN ini akan diakhiri  dengan suatu kegiatan Ujian KKN yang merupakan suatu evaluasi terhadap kegiatan KKN tersebut.