mou-bnn-unmas

Universitas Mahasaraswati Denpasar pada hari Senin, 23 Mei 2016 mengadakan Kuliah Umum dan Penandatanganan MoU dengan BNN Provinsi Bali di Hotel Nikki Denpasar. Narasumber pada Kuliah Umum adalah Kepala BNN Prov. Bali yaitu Bapak Brigjen Pol I Putu Gede Suastawa dengan Moderator Bapak  Dr. I Ketut Sukawati Lanang Putra Perbawa, SH., M.Hum. Jumlah peserta Kuliah Umum sebanyak 200 orang dari masing-masing Fakultas, yaitu Fakultas Hukum 50 orang, FKG 10 orang, FKIP 50 orang, FE 60 orang, FT 15 orang, FP 15 orang.

psp bahasa inggris unmas

PSP Bahasa Inggris selalu berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa baik yang bersifat akademik maupun non-akademik. Oleh karena itu, PSP Bahasa Inggris selalu melaksanakan kompetisi-kompetisi yang mampu mengembangkan hard skill maupun soft skill mahasiswa secara rutin. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, tahun ini PSP Bahasa Inggris FKIP Unmas Denpasar melaksanakan lomba intern. Lomba tersebut dikemas dalam kegiatan yang dinamai “Mahasaraswati English Speech Competition”. Peserta dalam kegiatan ini adalah mahasiswa-mahasiswa yang merupakan perwakilan dari masing-masing kelas pada semester II, IV dan VI.

Kegiatan ini disambut dengan antusiasme yang sangat tinggi dari mahasiswa. Hal ini terbukti dari jumlah peserta yang mengikuti lomba tersebut. Sebanyak 33 peserta yang merupakan perwakilan dari masing-masing kelas sebelum mengikuti perlombaan diwajibkan untuk mengikuti technical meeting yang dilaksanakan pada hari Rabu, 4 Mei 2016. Pelaksanaantechnical meeting langsung dipimpin oleh tim juri yaitu: I Ketut Wardana, S.Pd., M.Hum.; A.A. Putri Maharani, S.Pd., M.Pd.; dan Dewa Ayu Wiryadi Joni, S.Pd., M.Pd. Pada saat Technical Meeting, tim juri menjelaskan tentang bagaimana menampilkan pidato yang baik, hal-hal yang bersifat teknis, tata tertib lomba serta kriteria-kriteria penilaian. Mahasaraswati English Speech Competition dilaksanakan pada hari Sabtu, 14 Mei 2016 di Ruang Widyasaba Unmas Denpasar.

Mahasaraswati English Speech Competition mengambil tema “Empowering Communicative English Teachers toward ASEAN Community”. Sehubungan dengan tema tersebut, pidato yang ditampilkan harus mengacu pada tema. Pada saat lomba, isu-isu yang diangkat oleh masing-masing peserta sangat variatif. Hal ini membuat mahasiswa tidak hanya sekedar melatih kemampuan berbicara mereka dalam bentuk pidato tetapi mereka juga dapat melatih kemampuan berpikir kritis dalam menyikapi isu-isu yang berkembang. Kegiatan ini langsung dibuka oleh Bapak Dekan yang diwakili oleh Bapak Wakil Dekan I.

Penampilan yang menawan dari para peserta membuat tim juri bingung dalam menentukan pemenang dalam lomba. Setelah melalui proses penjurian yang sangat independen dan objektif, tim juri akhirnya memutuskan pemenang dalam Mahasaraswati English Speech Competition ini adalah sebagai berikut:

  1. Juara I : Ni Made Rai Puspaningsih
  2. Juara II : Ni Wayan Nilam Puspawati
  3. Juara III : Ni Putu Intan Wahyuni
  4. Juara Harapan I : Sonia Putri Purbawati
  5. Juara Harapan II : Ni Putu Vika Deanda
  6. Juara Harapan III : Ni Putu Priska Purnama Dewi

Mahasaraswati English Speech Competition akhirnya ditutup oleh Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, I Komang Budiarta. Dalam acara penutupan juga diserahkan sertifikat dan hadiah untuk para pemenang.

bi-unmas

Dalam memperkuat edukasi masyarakat di bidang ekonomi disiapkanlah sarana Pojok Baca atau yang disebut dengan BI Corner termasuk di Denpasar Bali. Pada tahap awal, BI Corner akan difokuskan pada Perguruan Tinggi. Dapat disampaikan, pada tahun 2015. Kepala Bank Indonesia Perwakilan Bali Dewi Setyowati mengungkapkan, telah dibangun 106 (seratus enam) BI Corner seluruh Indonesia. Lewat kerjasama dan koordinasi Kantor Pusat maupun Kantor Perwakilan Bank Indonesia dengan perguruan tinggi negeri dan swasta.  ”Dalam waktu 5 tahun, diharapkan BI Corner dapat hadir di setiap level pendidikan hingga sarana perpustakaan daerah maupun fasilitas publik lainnya, katanya pada peresmian BI Corner di Universitas Mahasaraswati Denpasar JUmat 23 April 2016. Program ini merupakan bagian dari tema unggulan pelaksanaan PSBI yang bertajuk “Indonesia Cerdas”.

Dewi melanjutkan, implementasi transformasi yang sedang terjadi di Bank Indonsia saat ini khususnya tema “Institusional Leadership”, telah mendorong Bank Indonesia untuk terus memperkuat kerjasama dan koordinasi antar lembaga. Mengingat hal itu eratnya keterkaitan pelaksanaan peran Bank  Indonesia dalam berbagai aspek dengan instansi lain. Kerjasama Bank Indonesia dengan Perguruan Tinggi ditunjukkan melalui kerjasama dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan (akademis) berupa kegiatan magang mahasiswa atau Praktek Kerja Lapangan (PKL).  ”Jumlah mahasiswa magang setiap bulannya berkisar antara 10 sampai dengan 15 orang yang berasal dari 15 universitas baik yang berada di Provinsi Bali maupun di luar Provinsi Bali,” sebutnya.

Para mahasiswa magang diberikan kesempatan untuk mempelajari business procees pelaksanaan tugas dan pekerjaan strategis seperti membantu pelaksanaan survei-survei ekonomi maupun pekerjaan rutin sehari-hari. Melalui desain dan fasilitas ruangan BI Corner yang nyaman, disertai pelaksanaan berbagai kegiatan yang mengundang partisipasi peserta diharapakan dapat semakin menarik minat (awareness) masyarakat untuk berkunjung ke BI Corner.  ”Untuk mendukung penyediaan fasilitas BI Corner yang berkualitas, kami telah menyediakan 126 buah buku yang terdiri dari 97 buah buku berbahasa Indonesia dan 29 buah buku berbahasa Inggris,” tuturnya.

Selain itu juga terdapat 1 buah PC yang berisi materi edukasi mengenai kebanksentralan, presentasi kajian ekonomi dan hasil survei serta kebijakan BI terbaru yang akan terus di-update secara rutin. Sebagai salah satu upaya menarik minat (awareness) masyarakat untuk berkunjung ke BI Corner, siang nanti akan diadakan sosialisasi mengenai Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT). Kedepannya pengembangan program BI Corner akan tetap berbasis pada edukasi tentang Bank Indonesia dan kegiatan sekitar bidang ekonomi.  ”Saya harapkan,  BI Corner di Perpustakaan UNMAS dapat memberikan manfaat secara maksimal. Kami mengharapkan partisipasi aktif dari mahasiswa, dosen dan staf UNMAS dalam memanfaatkan BI Corner seiring dengan program perpustakaan yang ada,” harapnya. Fasilitas yang ada BI Corner diharapkan dapat dirawat dan penambahan koleksi akan dilakukan secara berkelanjutan dengan kerjasama yang baik antara BI dengan UNMAS di masa mendatang.

Acara ini mempunyai arti penting karena merupakan penguatan sinergi dan kolaborasi dalam mendukung kegiatan pemberdayaan ekonomi melalui penguatan edukasi masyarakat di bidang ekonomi. (kabarnusa.com)

Sehubungan dengan telah ditetapkannya Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 492.a/M/KP/VIII/2015, bersama ini dengan hormat kami sampaikan SK Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi tentang Klasifikasi dan Pemeringkatan Perguruan Tinggi di Indonesia tahun 2015. Adapun yang menjadi indikator penilaiannya adalah Kualitas SDM, Kualitas Manajemen, Kualitas Kegiatan Mahasiswa dan Kualitas Penelitian & Publikasi.

 

Download Hasil Klasifikasi 2015

Download SK Klasifikasi 2015

Unmas Gelar Kegiatan Edukasi Kebanksentralan bekerjasama dengan Bank Indonesia

Universitas Mahasaraswati Denpasar pada hari kamis, 31 Maret 2016 mengadakan Kegiatan Edukasi Kebanksentralan bekerjasama dengan Bank Indonesia. Kegiatan Edukasi Kebanksentralan tersebut dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Mahasaraswati Denpasar didampingi oleh Wakil Rektor III bidang kemahasiswaan dan Wakil Rektor IV dibidang kerjasama. Narasumber dari Bank Indonesia yaitu Bapak Edy Kristianto beliau adalah Humas Bank Indonesia Bali. Kegiatan tersebut diikuti oleh 100 orang mahasiswa adapun materi yang diberikan mengenai kebanksentralan, kewajiban penggunaan rupiah serta ciri-ciri keaslian uang rupiah. Universitas Mahasaraswati Denpasar berharap dengan adanya edukasi kebanksentralan ini mampu menambah wawasan dan pengetahuan mahasiswa mengenai fungsi dan kebijakan dari Bank Indonesia.

kerja-sosial-univ-mahasaraswati

Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) DIES NATALIS yang ke-34, Universitas Mahasaraswati menyelenggarakan Bakti Sosial di Banjar Kayahan, Desa Dawan Kaler Kecamatan Dawan, dibuka oleh Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Camat Dawan Anak Agung Putra Wedana, Rektor Universitas Mahasaraswati  Dr. Drs. I Made Sukamerta M.PD., Perbekel Desa Dawan Kaler I Kadek Sudarmawa, FKPC Kecamatan Dawan serta para Dosen Universitas Mahasaraswati Denpasar, Senin (28/3 ).

Dipilihnya Desa Dawan Kaler sebagai tempat program kerja social Universitas Mahasaraswati, berawal dari hasil observasi dan penelitian di Desa Dawan Kaler beberapa hari yang lalu dan sebagai tinjak lanjut kerjasama anatara pihak Tri Darma Perguruan Tinggi dengan Pemerintah Kabupaten Klungkung.

Bakti Sosial berlangsung sehari,dengan jenis kegiatan yang dilaksanakan dalam bakti sosial ini meliputi proses belajar mengajar dari mahasiswa dan para dosen kepada para siswa SDN 1 dan SDN 2 Dawan, Penghijauan dengan penanaman pohon kelapa dan pohon cempaka,penyerahan alat peraga Matematika kepada SD dan SMP di Dawan serta penyerahan alat Upakara yang diterima langsung Perbekel Desa Dawan Kaler.

Tema Kegiatan bakti sosial hari ini adalah “Melalui Baksos Terpadu Dosen dan Mahasiswa FKIP (Fakultas Keguruan Ilmu pendidikan) Unmas Denpasar Kita Sukseskan Dies Natalis ke-34 menuju Revolusi Mental. Peserta bakti sosial berjumlah 345 orang peserta yang terdiri dari mahasiswa semester 2 dan semester atas yang belum pernah mengikuti kegiatan bakti sosial.

Bupati Suwirta dalam sambutannya menyampaikan,dalam mengadakan kegiatan bakti sosial, ataupun kegiatan yang lain,agar benar benar bermanfaat sesuai dengan tupoksi potensi yang ada di daerah ini.Para peserta bakti sosial yg nantinya menjadi “ seorang pendidik agar tidak hanya sekedar menjadi guru di sekolah ,melainkan menjadi guru pada diri sendiri dan juga menjadi guru kepada keluarga dan lingkungan” terang suwirta

Bupati Suwirta berharap bakti sosial kali ini jangan hanya ceremonial saja,melainkan benar benar lebih melakukan implementasi Tri Darma Perguruan Tinggi dalam melakukan kegiatan sosial di masyarakat.