ft-unmas-denpasar

PENDAHULUAN
Pada tahun ajaran 1981/1982 tepatnya pada tanggal 8 Juni 1981 Universitas Mahasaraswati Denpasar membuka Fakultas Teknik. Pada tanggal 22 Desember 1990 terbit SK Mendikbud. Setelah adanya status diakui untuk Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Mahasaraswati Denpasar, terjadi perubahan status menjadi terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) melalui SK BAN PT Depdikbud RI pada tanggal 22 Desember 1998 dengan nilai B. Kemudian reakreditasi dengan tanggal 18 Juni 2004 dengan nilai B. Pada tanggal 31
Maret 2013 kembali dilakukan reakreditasi dengan peringkat akreditasi B. Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Mahasaraswati Denpasar dibina oleh Perguruan Rakyat Saraswati Denpasar.
Program Studi Teknik Sipil berkonsentrasi pada bidang ilmu manajemen konstruksi, dimana Ilmu Manajemen Konstruksi ini merupakan ilmu yang bermanfaat dalam mengelola suatu pekerjaan konstruksi baik itu konsentrasi gedung, jalan, jembatan, bidang keairan serta perencanaan bandar udara. Oleh karena itu, sangat tepat kiranya jika Fakultas Teknik UNMAS dengan Program Studi Teknik Sipil memilih konsentrasi ini sebagai Program Studi Unggulan. Sampai saat ini, mahasiswa Program Studi Teknik Sipil mengalami peningkatan dalam penerimaan mahasiswa baru setiap tahunnya. Hal ini tidak terlepas dari keunggulan Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati
yang telah terakreditasi B.

Aktifitas PBM (Proses Belajar Mengajar) terbagi dalam dua aktivitas yaitu : akademik dan non akademik. Kegiatan akademik lebih menekankan kepada bagaimana proses memanajemen sutu kegiatan proyek untuk menghasilkan mutu pekerjaan yang berkualitas dan sesuai dengan standar mutu serta ketepatan waktu dalam penyelesaian suatu pekerjaan proyek. kegiatan non akademik yang penekanannya lebih kepada kemampuan berkomunikasi secara efektif dan kemampuan mawas diri/refleksi (self awareness) serta bekerja sama dengan orang lain (team work).

FASILITAS YANG DIMILIKI DALAM LABORATORIUM TEKNIK SIPIL
1. Alat Pengukuran Tanah (waterpass dan theodolit)
2. Alat Mekanika Tanah (sondir, sandcone, dsb)
3. Alat Pengujian Beton ( kuat tekan beton, ayakan, slump, dsb)