fh-unmas-denpasar

Indonesia agar mampu bersaing di era Globalisasi melalui penegakan hukum. Pemerintah dalam mengantisipasi era Globalisasi, telah memberikan prioritas pada sektor pembangunan dan sumberdaya manusianya. Dalam mendukung program pemerintah tersebut Fakultas Hukum Universitas Mahasaraswati Denpasar ikut berpartisipasi khususnya di bidang Pembangunan Hukum agar sejajar dengan Pembangunan di sektor lainnya.
Pengaruh globalisasi telah memasuki berbagai aspek kehidupan masyarakat serta perkembangan politik dan ekonomi yang pesat harus didukung sarana hukum yang mantap, hal tersebut dapat tercapai dengan adanya dukungan sumber daya manusia (SDM) dalam bidang hukum yang memiliki kompetensi dalam bidang ilmu hukum dan keunggulan di bidang advokasi.

TENAGA PENGAJAR
Pada saat ini Fakultas Hukum UNMAS Denpasar dalam mengemban tugas pengajaran diasuh dan dibina oleh tenaga pengajar sebanyak 21 orang, terdiri dari 3 orang S1 dan 14 orang S2 dan 3 orang S3, sedang mengikuti studi S2 sebanyak 3 orang dan S3 sebanyak 1 orang.

PROGRAM STUDI
Fakultas Hukum Universitas Mahasaraswati Denpasar mengampu sebuah program studi, yaitu Program Studi Ilmu Hukum:

Kaprodi : A.A. Putu Wiwik Sugiantari, SH., MH
Sekertaris Prodi : Lis Julianti, SH., MH

Program studi ilmu hukum melaksanakan salah satu tri dharma perguruan tinggi yaitu di bidang pendidikan dan pengajaran diarahkan pada tercapainya keahlian dan kompetensi dalam bidang litigasi (pengadilan) dan bidang non litigasi (diluar pengadilan). Untuk menunjang tercapainya keunggulan bidang advokasi tersebut dibentuk dua program kekhususan (PK), yaitu:
1. Program Kekhususan Penyelesaian Konik Sosial (PK 1)
2. Program Kekhususan Hukum Kesejahteraan Sosial (PK 2)
Program kekhususan (PK) yang diadakan dalam rangka mencapai keunggulan bidang advokasi ditunjang dengan mata kuliah yaitu Hukum Kepariwisataan dan Keimigrasian, Peradilan Adat dan Sosiologi Hukum, ketiga mata kuliah tersebut lebih menekankan kepada local genius (kearifan lokal), Bali sebagai daerah pariwisata tentu akan banyak mengalami permasalahan–permasalahan akibat perkembangan pariwisata yang berbenturan dengan nilai nilai adat yang masih kuat dan sangat berpengaruh dalam masyarakat.

TUJUAN PENDIDIKAN
Adapun tujuan penyelenggaraan Pendidikan Ilmu Hukum di Fakultas Hukum Universitas Mahasaraswati Denpasar, adalah:
1. Menunjang kebijaksanaan dasar pemerintah dalam pengembangan sumber daya manusia.
2. Mendidik dan menghasilkan tenaga ahli yang terampil dan profesional yang menguasai ilmu dan teknologi.
3. Memiliki integritas kepribadian yang tinggi sebagai Sarjana Hukum.
4. Memiliki pengembangan kepemimpinan dan menumbuhkan rasa etika profesional.
5. Memiliki kemampuan bekerja atau meneruskan pendidikan kejenjang pendidikan yang lebih tinggi setelah menyelesaikan pendidikan Sarjana.
6. Mampu menghadapi situasi yang baru dalam profesinya sebagai Sarjana Hukum yang berdasarkan prinsip fundamental secara mandiri, disertai percaya diri dan pertimbangan mantap.
7. Mampu menyelesaikan masalah dengan menerapkan prinsip dasar dalam Ilmu Hukum pemikiran analitis yang tertib sewaktu merumuskan masalah, merencanakan masalah, menyederhanakan masalah tanpa kehilangan sifat kekhususannya.

Untuk menunjang tujuan tersebut Fakultas Hukum Universitas Mahasaraswati Denpasar, telah menyediakan fasilitas satu lab hukum, yang membawahi Lembaga bantuan dan Konsultasi Hukum (LKBH), Forum Diskusi Umum (FODIUM), GMCC (Ganesha Moort Court Community) atau Komunitas Peradilan Semu Fakultas Hukum Universitas Mahasaswati Denpasar Proses pembelajaran yang diarahkan untuk mencapai keunggulan di bidang Advokasi didukung dengan Lembaga Pelatihan Peradilan sehingga diharapkan setiap lulusan Fakultas Hukum Unmas Denpasar memiliki kemampuan untuk dapat mempengaruhi kebijakan dalam pembentukan, pelaksanaan dan penegakan hukum agar kebijakan tersebut sesuai dengan prinsip-prinsip ilmu hukum, yang mencakup Filsafat Hukum, Teori Hukum, Dogmatika Hukum dan Praktek Hukum.
Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi di Fakultas Hukum juga dalam bidang pengabdian. Secara konkrit kegiatan kemahasiswaan dengan melakukan bantuan hukum kepada masyarakat yang memerlukan jasa konsultasi bantuan hukum di Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH).
Selain itu di bidang kemahasiswaan mahasiswa juga membentuk organisasi dengan nama FODIUM (Forum Diskusi
Umum) dan GMCC (Ganesha Moort Court Community) atau Komunitas Peradilan Semu Fakultas Hukum
Universitas Mahasaswati Denpasar.